Salah satu tradisi yang tak lekang oleh waktu di Indonesia adalah berkumpul di sekitar api unggun. Ragam jenis permainan API unggun di Indonesia menjadi hiburan yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar warga.
Menurut Pakar Budaya Indonesia, Prof. Dr. Susanto, “API unggun bukan hanya sekadar tempat untuk memasak atau menghangatkan diri, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan keakraban di masyarakat kita.” Hal ini juga yang membuat ragam jenis permainan di sekitar api unggun menjadi semakin berkembang dan beragam.
Salah satu permainan yang sering dimainkan di sekitar api unggun adalah “Panjat Pinang”. Menurut Bapak Slamet, seorang tokoh masyarakat di desa Kampoeng Jawa, permainan ini tidak hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga kerjasama antar pemain. “Ketika bermain Panjat Pinang, kita belajar untuk bekerja sama dan saling mendukung agar bisa mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Selain Panjat Pinang, permainan tradisional lainnya seperti “Balap Karung” dan “Lomba Makan Kerupuk” juga sering menjadi pilihan saat berkumpul di sekitar api unggun. Ragam jenis permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Menurut Dr. Siti, seorang ahli antropologi budaya, “Permainan di sekitar api unggun merupakan bagian dari warisan budaya kita yang harus dilestarikan. Melalui permainan tradisional ini, generasi muda dapat belajar menghargai tradisi dan memperkokoh rasa persatuan di tengah-tengah masyarakat yang semakin modern.”
Dengan ragam jenis permainan API unggun di Indonesia yang kaya dan beragam, tradisi berkumpul di sekitar api unggun diharapkan tetap terjaga dan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.
